Wednesday, June 10, 2015

Bodohnya

Pada 1:40:00 AM 0 komentar

Bodohnya
Salsabila Isha

Kau ingin citamu tercapai ‘kan ?
Dengan jalan instan ‘kan ?
Mainkan saja uangmu
Asal mau bertanggung jawab kepada Yang Kuasa

Buang saja sana mukamu itu
Sudah tak berguna ‘kan ?
Bukankah kau memang tak punya muka ?

Sang Pemudi

Pada 1:39:00 AM 0 komentar

Sang Pemudi
Salsabila Isha

Aku yang berdiri disini
Akan selalu di negeri ini
Dengan sabar menemani
Mengeluh keras dukamu yang tak terhenti

Sunyi di kala fajar menanti
Membawa sang surya yang berseri
Dengan sinar yang berarti
Lembaran baru akan dimulai

Karya Abadi

Pada 1:38:00 AM 0 komentar

Karya Abadi
Salsabila Isha

Tulangku akan rapuh
Seiring dengan otakku yang mulai pikun
Kulitku yang tak sehalus dulu
Membawaku dalam masa rapuhku

Usiaku itu tak seberapa
Kelak aku akan jadi mereka
Duduk tenang di kursi goyang
Bernostalgia pada kala itu

Malu

Pada 1:36:00 AM 0 komentar

Malu
Salsabila Isha



Sungguh malu atas daku
Yang tak dapat lagi ku pungkiri
Dasar ceroboh,pikirku
Semua sudah di atas normal

Cakap ini,
Cakap itu
Semuanya basi
Ternyata itu hanya opini

Jujur

Pada 1:35:00 AM 0 komentar

Jujur
Salsabila Isha


Para pendusta
Hanya akan menjadi sampah dan dibuang,sedangkan
Selalu tersedia tempat bagi kejujuran
dan yang Jujur akan di puncak

Bila kini aku kalah dari kelicikan,
Esok akan kuhancurkan kelicikan itu
Hakekatnya,
Yang jujur,yang sukses

Tanpamu

Pada 1:32:00 AM 0 komentar

Tanpamu
Salsabila Isha

Sekarang aku begitu rapuh
Aku kesal kepada diriku sendiri
Kau justru tak hadir saat aku seperti ini
Itu hanya menambah luka bagiku

Hujan menemani malamku
Tanpa kehadiranmu yang nyata
Terkadang aku menoleh ke belakang,
Melihat masa kita bersama

Aku berharap kau ada di sini
Menghiburku,
dan mengurangi rapuhku ini
Setidaknya kau bisa menjadi obat bagiku

Sekarang kau musnah dari hari-hariku
Bisakah kau datang kepadaku saat ini ?
Apa kau benar-benar lupa akan kisah kita ?
Aku ingin kau yang dulu

Aku merasa begitu sunyi
Bahkan,tik-tok jam tak terdengar lagi
Ada pula sang purnama yang tertawa megah
Melihatku dalam kesunyiaan di malam istimewanya

Aku ingin melangkah ke masa itu
Merendam dalam nostalgia
Walou akan jadi kesempatan terakhir,
Aku tak masalah
 

No Story No Life Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei